“Semesta memutar balikan Takdir seakan-akan kehidupan adalah sebuah bianglala di tempat bermain” *** Ubud, 20 juni 2027 Suara burung yang saling bersahut terdengar jelas dari tempat tidurku, kalo boleh memilih aku masih ingin berleha-leha di kasur empuk yang sudah ku klaim menjadi kasur kesayanganku sejak dua bulan yang lalu. Berjauhan dengan orang tersayang nyatanya tidak mudah, sejak kecil aku memang orang yang sudah di manja orang tua. Memutuskan pindah ketempat baru tentu bukan perkara mudah. Butuh adaptasi yang ekstra, bagiku khususnya. Gadis yang dulu selalu minta di belikan es krim nyatanya sudah bertumbuh menjadi wanita dewasa yang dipaksa mandiri oleh keadaan. Kepergian Ayah tahun lalu membuatku harus berfikir kedepan, tidak boleh lagi menjadi anak yang selalu menggantungkan apapun ke orang lain. Kupaksakan tubuhku bangkit dari kasur, merentangkan tangan sejenak lalu memilih untuk membereskan kasur yang dilapisi sprai putih polos ini. Sebenarnya aku...